Wednesday, April 25, 2012

Mobil Moko Ramah Lingkungan


Mobil moko yang diproduksi Pt. Industri Nasional Kereta Api dan Provinsi Sulawesi Selatan yang diprioritaskan untuk membantu usaha mikro kecil saat ini kembali akan dikembangkan menjadi mobil bertenaga surya atau mobil hybrid yang ramah lingkungan. Mobil moko ini nantinya akan dikembangkan oleh Univeritas Hasanaddin (Unhas). Kesiapan Unhas mengembangkan moko ini sebenarnya telah dituang dalam Memorandum of Understanding (Mou) yang diteken saat perayaan HUT Sulsel lalu. namun karena materil baru didatangkan sehingga baru akan dimulai kembali. 
Salah satu sistem yang dikembangkan yakni, pemanfaatan tenaga matahari. "Karena mobil ini ada  yang diperuntukkan untuk niaga atau toko, maka yang perlu disentuh adalah pemakaian bahan bakar. Harus lebih irit, kita berpikir menjadikannya sebagai mobil tenaga surya," jelas Pembantu Rektor III Unhas, Prof. Dr. Nazaruddin Salam, MT. Dia pun menguraikan, masih banyak kelemahan yang dimiliki Moko. Tiga komponen utama sebuah mobil, yakni mesin, chasis dan interior harus dipoles. Moko kata Nazaruddin, kalah kelas dari mobil komersil buatan Jepang atau Eropa. Karena itu, Unhas sebagai lembaga pengembangan siap memoles teknologi Moko. "Kita punya jurusan mesin, dan mereka siap mengembangkan dan menyempurnakan Moko menjadi mobil yang digemari," jelasnya.

0 comments:

Post a Comment