Saturday, April 28, 2012

Mobil GEA


Program Riset Nasional yang ditujukan untuk membuat Mobil Nasional dimulai pada tahun 2001, dalam program ini pembuatan mesin diserahkan kepada BPPT (yang sebelumnya sudah memiliki proyek pembuatan mesin kecil untuk pedesaan) dan pembuatan mobil diserahkan kepada PT. INKA.
Mobil hasil riset ini dinamakan GEA yang merupakan singkatan dari Gulirkan Energi Alternatif. maksud penamaan GEA tersebut adalah semangat untuk menggunakan energi
alternatif terkait dengan ancaman krisis energi, GEA merupakan mobil ramah lingkungan karena menggunkan bahan bakar gas. 
Kepala Humas PT. INKA Fathoer Rosyid menyebutkan bahwa mobil GEA ini sudah diuji coba sejauh 10.000 km.

Karena mobil dengan diameter ban berukuran 13 inci ini merupakan mobil mini, dashboard-nya didesain minimalis. Panel kecepatan diletakkan di bagian tengah. Dalam panel ada jarum penunjuk kecepatan , indikator bahan bakar, temperatur, oli, dan lampu.
Untuk membuka dan menutup kaca pintu depan dilakukan secara manual , kaca pintu bagian belakang dioperasikan dengan­ mesin dari pintu ke­mu­di.­ GEA hanya punya tiga pintu, satu berada di sisi kemudi dan dua lainnya di samping kiri, untuk menaruh barang di bagasi, harus dilakukan dari dalam mobil.
Sementara lampu depan dibikin besar (dengan lubang angin untuk mesin di antara 2 lampu depan besar tersebut) , lampu belakang dibuat bergaya minimalis. Semuanya ramping dengan tiga susunan lampu berbeda. Masing-masing berwarna kuning, putih, dan merah.
GEA sukses Dalam uji ketahanan mobil selama 100 jam nonstop. Kondisi jalan saat pengujian itu dibuat semirip mungkin dengan keadaan sehari-hari. Saat mobil melaju di jalan bebas hambatan, putaran mesin tinggi dikombinasikan dengan beban rendah. Sebaliknya, pada jalan menanjak dan putaran mesin rendah, beban yang ditanggung di­tinggikan.
Sepanjang uji ketahanan itu, tenaga mesin tetap stabil. Ini artinya dari segi material dan geometri tidak ada masalah pada mesinnya. Selama 100 jam itu, mesin bertahan dengan daya torsi yang stabil dengan rata-rata daya 10,5 kW dan torsi 30 Nm. Saat digeber, prototipe GEA itu bisa berlari dengan kecepatan maksimum 90 kilometer per jam.
Setelah lolos uji ketahanan, mesin GEA masuk trial production. Tes ini dilakukan di PT Nefa di Tegal, Jawa Tengah, yang berpengalaman membuat mesin diesel. Targetnya adalah menghasilkan mesin skala produksi dengan kualitas yang tidak jauh berbeda dengan prototipenya. Hasil uji produksi mesin juga sudah berhasil. Tahun 2008 telah dihasilkan lima mesin. Salah satunya dikirim ke Inka.
Mobil GEA dibanderol seharga 45-50 juta, mobil ini telah diluncurkan di awal bulan tahun 2011

0 comments:

Post a Comment